Jangan Galau,yakinlah Allah bersama kita !

“Galau !”

“Tanpamu aku galau..!”

“Sepertinya ada komplikasi
terhadap hati saya,beberapa hari terakhir penyakit Anarkisnya kambuh lagi… “

“Temani aku sebentar saja agar aku tak merasa kesepian…!”

“huhh…Jalanan macet.!”

“hari minggu,kalau punya uang 35 juta cukup gak ya buat jalan-jalan..?”

“apa salahku,ada yang putuskan pertemanan..”

“Ya Allah,,kuatkan hatiku…!”

Itulah beberapa status yang saya jumpai di Facebook.Kesannya agak berlebihan memang,istilah kaum mudanya “Lebay..!”.Jelasnya status-status seperti di atas menunjukkan bahwa ‘virus galau’ memang lagi menjangkit di mana-mana.Tidak hanya di jejaring sosial seperti,tetapi juga di media-media elektronik dan media cetak,hampir tiap hari masyarakat dicekoki dengan kata-kata “Galau !”. Rupanya kata ‘Galau!’ memang lagi naik daun.Bukan hanya di kalangan remaja,orang tua pun tidak luput dari trend baru ini.Para pemimpin dan pejabat juga tidak sedikit yang galau. . .
Atau . . . jangan-jangan anda juga sedang galau nih ! Sehingga mencari-cari cara mengatasi galau di google dan menemukan artikel ini.Selamat untuk Anda,karena telah menemukan artikel yang PAS.(Maksudnya pas galau, pas ketemu saya yang pas lagi galau melihat orang-orang galau seperti Anda….! Hehehe..).

Menurut pakar galau yang juga galau (yaitu saya sendiri) galau sebenarnya adalah bentuk lain dari kegersangan jiwa.Pada stadium awal memang tidak begitu kentara.Namun jika dibiarkan memasuki tahap berikutnya akan terlihat kegersangan tersebut. Lama lama sakit jiwa…Buktinya orang yang dilanda galau bisa saja bertingkah laku aneh.Nampaknya waras tapi beda tipis dari orang gila: nyanyi-nyanyi sendiri,tertawa/senyum-senyum sendiri,ngomong sendiri.Suasana yang melingkupi panas dan tegang. Rasanya ingin selalu menumpahkan kemarahan.Siapa saja disekelilingnya jadi sasaran.Tidak peduli apakah ia benda hidup atau benda mati.Meja yang tidak bersalah dapat digebraknya.Kursi atau penghapus papan tulis dapat melayang dilempar oleh guru yang stress.Kemarahan yang dicari-cari bisa juga terjadi pada seorang gadis yang ditinggal calon suaminya menikah dengan gadis lainnya.Perasaan kecewa bercampur marah bisa saja mengantarnya berbuat nekat.Bunuh diri ! . .
Seandainya saja dia mau bersabar……..
Banyak orang yang tidak memahami obat penyejuk jiwa yang benar.Dikiranya pil koplo,narkoba,miras,atau ekstasi adalah ‘jamu anti galau’ sebagai alternatif penyelesaian masalah yang ternyata justru merusak.

Masalah akan terus ada selama kita hidup.Bahkan salah satu tanda manusia itu hidup adalah adanya masalah.Anak kecil,ABG,remaja galau karena ini itu selalu dilarang.Setelah menikah masalah pun semakin bertambah.Suami harus kerja cari nafkah.Istri harus mengandung,mengasuh anak dan mengurus rumah serta melayani suami.Manusia tidak bisa menhindari masalah.Dia akan terus bertemu dengan masalah.Manusia terus dalam keadaan merugi.
“Demi masa.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati agar berbuat kebaikan dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS.Al Ashr:1-3)

Sabar,teguhkan Jiwa

Hal pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ketika menghadapi cobaan yang tiada henti adalah dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran. Karena dengan kesabaran itulah seseorang akan lebih bisa menghadapi setiap masalah berat yang mendatanginya. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (Qs. Al-
Baqarah 153). Selain menenangkan jiwa, sabar juga dapat menstabilkan kacaunya akal pikiran akibat beratnya beban yang dihadapi.

Ketika masalah terus menghimpit manusia pasti akan mencari tempat untuk mengadu dan mencurahkan isi hati yang dirasa menjadi beban beratnya.Maka,mengadulah kepada Yang Maha Tinggi.manusia adalah makhluk yang banyak sekali dalam mengeluh, tentu ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Tinggi,semua itu akan meringankan beban berat yang selama ini kita derita.Hanya kepada Allah Zat Yang Maha Tinggi seharusnya kita mengadu dan meminta pertolongan.
“Hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada- Mu kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah:5).

Yakin dan selalu positive thinking bahwa dalam setiap masalah pasti ada hikmah dan jalan keluar.dengan positive thinking rasa galau yang ada pada dalam diri menjadi terobati karena adanya sikap bahwa segala yang kesusahan-kesusahan yang dihadapi, pastilah mempunyai jalan
yang lebih baik yang sudah ditetapkan oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana firman-Nya; “Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al- Insyirah 5-6).

Memperbanyak zikir mengingat Allah juga akan menghilangkan rasa galau dan menentramkan jiwa karena sudah merupakan janji Allah Ta’ala, bagi siapa saja yang mengingatnya, maka didalam hatinya pastilah terisi dengan ketenteraman-ketenteraman
yang tidak bisa didapatkan melainkan hanya dengan mengingat-Nya.
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram” (Qs Ar- Ra’du 28)

Semakin lalai dari mengingat Allah maka semakin mudah pula virus galau hinggap di hati.Bersabar, berpikir positif,mengingat Allah, serta mengadukan semua persoalan kepada-Nya merupakan obat anti galau yang sebenarnya.
“La Tahzan, Innallaha Ma’ana” (QS. At Taubah: 40)

.

Jangan galau,Allah bersama kita.!

wallahul musta’an

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: