Kemesraan Ini Janganlah Cepat Berlalu

Lebaran semakin dekat,itu artinya Ramadan akan segera berakhir.Orang-orang di kampung saya biasanya bilang ora kroso (tidak terasa),tahu-tahu paruh pertama dari sepuluh hari terakhir Ramadan sudah terlewati.Jangan-jangan beberapa hari tersisa menuju “malam puncak kemenangan” juga akan ora kroso terlalui begitu saja.Padahal belum berbuat apa-apa,tapi masih ada sisa beberapa hari..harus ada “apa-apa” yang dilakukan..

Puasa hari ini ditutup (padahal dibuka) dengan segelas teh manis dan sepotong puding agar-agar.
Ada yang sedikit berbeda pada buka puasa sore ini,empat porsi sate ayam “kiriman” Mbah Madiarjo yang katanya sebagai ‘hadiah’ untuk anak lanang yang suka tadarus Al Quran di musholla.Alhamdulillah..
(Sering-sering ya,Mbah..? Tangan diatas itu lebih baik dari pada tangan di bawah lho,Mbah..! he.he…..
Tapi kalau disuruh memilih kayaknya lebih banyak yang suka tangan di bawah daripada tangan di atas..termasuk saya….

Entah kenapa sehabis buka jadi kepengen mikir..(sudah terbiasa males mikir jadinya ya begini.Sok mikir…)
Kata Pak Ustadz puasa itu dimulai dari terbit fajar dan diakhiri saat matahari terbenam.Mengakhiri puasa tapi justru dengan berbuka.Apa hikmahnya..??
Dalam sebulan ini kata “buka” berarti “tutup”.Setiap kali kita menutup puasa sehari ini artinya kita “membuka” dua pintu kebahagiaan.yakni kebahagiaan saat berbuka dan kelak saat bertemu kembali dengan Tuhan..

Malam-malam terakhir di penghujung Ramadan ini jangan sampai terlepas begitu saja.Harus bisa lebih intens lagi dalam bercumbu dan bermesraan dengan Tuhan.Maka,sebaik-baik hasrat adalah berburu malam kemuliaan.Malam Lailatul Qadar.Siapa tahu belum terlewatkan dan masih ada kesempatan meraih puncak kemesraan bercumbu dengan Sang Pencipta yang selalu menunggu dengan tidak sabar untuk dirayu dan dicumbu oleh siapa saja hamba yang berharap meraih cinta-Nya.
Bagi mereka yang selalu merindukan kehadiran bulan penuh cinta dan barakah ini serta selalu menghiasi malam-malamnya dengan bercumbu rayu pada Tuhannya tentu berharap agar kemesraan ini janganlah cepat berlalu…

Kemenangan dan kebahagiaan pasti sudah disiapkan untuk mereka yang selalu berjuang dan berbuat kebaikan.Yang tidak berjuang tapi mengharap kemenangan ?? (Saya tidak berani komentar.Masalahnya itu termasuk saya…..)

Mengakhiri catatan ‘ora kroso’ ini,mudah-mudahan ada hikmahnya yang dapat dipetik,minimal sebagai bacaan selingan yang menghibur.Syukur-syukur inspirativ.
Salam..

Iklan

6 responses

  1. Emang gak terasa ya Kawan, tiba-tiba udah mau lebaran. 🙂
    Selamat menantikan hari kemenangan untuk sahabat semua. 😉

    Suka

    1. Insya Allah kita akan segera mencapainya..udah memasuki etape terakhir nih,Sob..

      Suka

  2. Beeeehhh…
    Ga salah tuh 4 porsi ??

    Suka

    1. hehe..
      Aji mumpung..sekalian balas dendam seharian gak makan..,
      hehe…
      4 porsi utk 4 kepala…

      Suka

  3. kok aamiinn..?
    mana yang di’aamin’ kan..?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: