Life is like a book

Life is like a book.
Ya,hidup itu sebenarnya tak jauh beda dengan sebuah buku.
Sampul depannya adalah saat kita lahir dan memulai sebuah kehidupan baru.Sampul belakangnya adalah akhir dari kehidupan itu sendiri.Yakni mati.
Setiap lembar dalam buku itu berisi tulisan-tulisan tentang perjalanan hidup kita.Tentang apa yang kita perbuat.Dan setiap kali kita menuliskan sesuatu di buku itu tak mungkin bisa diedit lagi atau menghapusnya.Tapi bersyukurlah bahwa masih selalu tersedia lembaran baru yang masih kosong untuk kita isi dengan tulisan baru yang lebih baik,lebih berwarna dan lebih bermakna.
Apa yang buruk pernah kita tuliskan di buku itu jangan sampai kita tuliskan kembali di lembar berikutnya yang masih kosong.
Bukan tentang apa yang telah kita tuliskan tapi apa yang seharusnya akan kita tulis berikutnya.Lebih baikkah atau justru sebaliknya.
Jika yang kita tuliskan adalah tulisan-tulisan yang indah tentu akan membuat setiap orang membacanya.Namun jika dipenuhi dengan tulisan buruk jangan berharap akan dibaca orang lain,meliriknya pun barangkali sudah tak sudi.
Dan bukankah kelak di kehidupan selanjutnya kita juga akan dihadapkan pada sebuah buku.Buku tentang amal-amal kita.??
Jadi,mari sejenak merenung apa yang telah kita tuliskan di buku yang barangkali tinggal beberapa lembar lagi ini,atau mungkin itulah lembaran terakhirnya sebelum ditutup oleh ‘sampul belakang’..??

*tulisan ini terinspirasi dari sobat Zasseka..
Matur nuwun,sobat.Untuk tulisanmu yang inspiratif.Salam sukses..
Zainal.

Iklan

12 responses

  1. wow.. tulisannya ngena banget… terimakasih.. *sebagai bahan renungan

    Suka

  2. kunjungan balik…
    makasih ya..

    Suka

    1. terima kasih kembali..
      sering-sering ya…hehe..

      Suka

  3. hoho..! Tulisan saya malah lebih ngawur lagi..
    Apa itu diksi,essay,prosa aja ‘ora patia paham..’.
    asal nulis bae..

    Suka

  4. waduh… tulisan ngawur saya malah jadi bagus gini…
    terus terang saja mas, aku paling tidak bisa buat esay semacam ini… tidak bisa menyusun kalimat-kalimat yang enak di mengerti… makanya rata-rata cuma tulisan ngawur, sebenarnya ingin sekali menulis-nulis seperti ini… tapi tidak tau kenapa susah sekali buat diksi di esay atau prosa seperti ini… 😦
    terimakasih sobat… 🙂 salam sukses!!

    Suka

  5. saya ingin punya buku bisa saya saksikan bersama orang lain. karena berisi kenangan2 baik dengan orang2 yang pernah saya kenal. tapi saya tidak ingin kebanyakan isinya adalah kisah2 buruk yang saya sendiri tidak sanggup menyaksikannya. 😦 semoga kehidupan kita terus lebih baik.

    Suka

    1. Aamiin..
      Setuju,Mas..semoga hidup kita makin menuju ke arah lebih baik..
      Kata orang bule ‘to be excelen..’ (.-bener ora ejaan englishnya,ya..?)..

      Suka

  6. inspiratatif, …kunjungan balik gan

    Suka

    1. terima kasih kunjungannya..
      Semoga hidangan sederhana di blog ini berkenan di hati..
      Salam..

      Suka

  7. iya gan setuju….
    mari sama sama belajar jadi lebih baik dalam mengisi hidup ini…

    Suka

    1. insya Allah..
      Mari kita saling ingat mengingatkan dalam kebaikan..

      Salam sukses ..

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: