Mengubur Kenangan Pahit

Ada banyak cara untuk membujuk orang lain melakukan hal positif.Berbagai teknik juga bisa digunakan untuk mempengaruhi orang lain berbuat kebaikan.Salah satunya adalah mengubur kenangan pahit.
Membangkitkan moralitas dan semangat seseorang tidak mungkin dilakukan dengan mengungkit-ungkit kenangan pahit.

Mengatasi anak yang susah makan bisa diupayakan dengan cara ini.Bujuklah dengan hal positif yang pernah dicapai si anak.Atau mungkin si anak terkesan kisah indah perjuangan nenek moyang dahulu.Membangkitkan keinginan si anak untuk meneruskan perjuangan para pahlawan pendahulunya.Musuh yang kuat haruslah dihadapi pula dengan kekuatan.Setelah itu barulah dijelaskan kepada anak pentingnya makan.Makan yang cukup dengan gizi seimbang merupakan sarana meningkatkan kekuatan fisik.Bagaimana mungkin menghadapi musuh jika pahlawannya sakit-sakitan.?
Memberi semangat kepada anak yang malas belajar tidak akan berhasil jika dilakukan dengan marah-marah dan sikap kasar.Memarahi mereka habis-habisan bukan cara yang tepat,hanya akan merusak mental anak di kemudian hari.Aspek positiflah yang harus dibangkitkan pada diri anak.Demikian pula orang-orang di sekitarnya juga harus mendukungnya dengan aspek positif.Anak akan semakin enggan belajar jika guru terus memarahinya.Apalagi jika orang tua di rumah juga membodoh-bodohkan.Bisa-bisa prestasinya bukannya meningkat naik malah semakin menurun.
Mengajak anak,cucu,adik,atau saudara yang belum mau mengerjakan shalat hendaknya juga memakai cara-cara yang menyenangkan.

Sepasang suami istri yang bertengkar tidak dapat membaik jika setiap bertemu marah-marah melulu.Keretakan kecil seperti ini akan berubah menjadi kehancuran,jika keduanya malah saling membeberkan keburukan di masa lalu.Kenangan-kenangan pahit yang dimunculkan kembali hanya akan memperburuk keadaan. Akan lebih baik jika keduanya saling mengingatkan hal-hal positif yang pernah diraih, kenangan indah bersama,dan mengubur kenangan pahit dalam – dalam.

Posted by Kang Kuli

Iklan

7 responses

  1. bener juga, satu sama lain juga harus bisa saling memaafkan kesalahan masing2 pasangannya dan mulai dengan lembaran baru yang putih agar keharmonisan dalam keluarga bisa tetap tercipta

    Suka

  2. setuju Kang dgn postingannya

    Suka

    1. matur nuwun,mbak…

      Suka

      1. sami sami kang

        Suka

  3. hikssssssssss……………..

    Suka

  4. kenangan pahit terasa menggigit
    meski menggigit selangit
    namun tetaplah sebagai kenangan
    yang terus terbayang

    Suka

    1. yang pahit jangan terus menerus digigit,mas… ganti dengan yang manis..

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: