Pergi Karena Kerja Pulang Karena Cinta

” Pergi Karena Kerja, Pulang Karena Cinta “

Ini bukan judul sinetron atau kisah di film – film yang biasanya berakhir dengan yang sabar dan kalahan pasti menang di akhir episode.
Kang Kuli hanya sekedar belajar merefleksikan pengalaman pribadi saja dan mengambil pelajaran beberapa kejadian yang terjadi di sekitarnya.

Kang Kuli kadang berpikir, banyak lelaki yang setiap keluar rumah pamitnya kerja mencari nafkah,mencari uang alasan untuk anak istri, tetapi begitu sudah terkumpul buat senang – senang sendiri lupa keluarga, malah tidak sedikit yang membuat komunitas anak istri baru di luar sana..wkwkwkw.

Kang Kuli meniteni,yang mungkin keliru, bahwa sejauh apa pun seorang lelaki pergi melangkah menyusuri setiap sudut bumi dan setiap jengkal tanah untuk mencari,mencari, dan mencari…hanya saat dia kembali kepada keluarganya – lah dia menemukan kebahagiaan..
Dengan segala kehormatan dan keperkasaannya lelaki mungkin bisa berbangga diri dan angkuh, tetapi harus juga diingat bahwa satu – satunya kesombongan yang barangkali direstui oleh Tuhan adalah membanggakan kebahagiaan keluarga sendiri..
Percuma saja kan kalau membangga – banggakan kebahagiaan keluarga lain ( keluarga Presiden misalnya..) sementara keluarga sendiri kleleran…..
Mencari nafkah itu wajib,untuk keluarga. Tetapi selalu ada untuk keluarga itu juga wajib.Tidak perlu ngoyo kerja mencari duit sampai lupa keluarga, lupa anak istri. Toh duit akhirnya juga buat mereka..

Kang Kuli yang Djarum Super alias Djarang di rumah suka pergi, bahkan berbulan – bulan, blusuk an di kampung orang kadang di tengah hutan berusaha mengais rezeki sudah sering merasakan betapa tidak enak dan nelongsonya berpisah dari keluarga. Berbahagialah Anda yang selalu berkumpul bersama keluarga…sebab senyatanya kita tidak pernah tahu sampai kapan diberi kesempatan untuk berkumpul bersama mereka. Cintai dan sayangi mereka sepenuhnya. Tak perlu memikirkan orang yang dengan sengaja atau tidak membuat hidup merasa tidak nyaman. Kang Kuli cuma mengingatkan (kepada diri Kang Kuli khususnya) ,,bahwa lebih baik memiliki tiang pendek yang berkibar penuh daripada tiang yang tinggi tetapi bendera berkibar setengah tiang….

Tidak layak disebut seorang pria jika tega membiarkan orang – orang yang terkasih terjerembab dalam ketidakbahagiaan. Bagi seorang pria pengasih, orang – orang terkasih akan selalu memberikan inspirasi, motivasi, gairah dan semangat.. Jadi,ketika dia beranjak pergi, dia pergi karena kerja,dan pulang karena cinta….. Mungkin dia boleh gagal menjadi pria (karir), boleh diremehkan saat menjadi suami, tapi tidak boleh gagal menjadi seorang “bapak “…
Kedengarannya memang sok idealis ya..namun tidak ada salahnya dicoba. Siapa tahu bisa merubah setting hidup kita..

*terinspirasi dari obrolan dengan seorang kawan perantau bernama Mas Budi.. matur thank you for your inspiration…

Sintang, 2 April 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: