Ular Lari Lurus

Ular memiliki berbagai cara untuk menggerakkan tubuhnya. Yang paling umum kita ketahui adalah dengan menggusur tubuhnya ke depan melalui media padat seperti tanah. Cara lainnya adalah dengan mengerutkan otot – oto mereka, di mana mereka mendorong tubuhnya sehingga tampak seperti melenggak – lenggok.

Ada juga ular yang tampak seperti sedang berseluncur di atas hamparan pasir. Dan pada umumnya ular juga dapat berenang dengan cara bergerak geliang – geliut. Lalu bagaimana dengan ular lari lurus…?

Ular Lari Lurus

Mungkin terdengar sedikit aneh jika seekor ular lari lurus. Bagaimana bisa ular lari lurus..?
Jangan – jangan ularnya baru saja kelolodten linggis ya makanya jadi lurus..? Hehehe…!
(*kelolodten : tertelan sesuatu dengan tidak sengaja.. Bener gak ya…??)

Di kampung saya kalau ada orang yang sulit / tidak bisa mengucapkan huruf “R” disebut cedal. Waktu kecil dulu saya punya seorang teman yang cedal(cadel) dan sering menjadi bahan candaan teman lain. Sebab, biasanya orang cadel dianggap lucu ketika mengucapkan kata yang mengandung huruf “er “,contohnya saat mengucapkan kata “lurus ” pasti yang terdengar adalah kata “lulus “. “Lor ” menjadi “lol “, “kotor ” menjadi “kotol “,dan seterusnya.
Sepertinya memang di negeri kita (sepengetahuan saya) mengucapkan huruf “r ” dengan baik dan benar sudah menjadi keharusan. Buktinya, ketika seorang anak mulai belajar berbicara orang tuanya akan dengan sangat serius mengajari sang anak agar bisa mengucap “er”. Apa sebabnya kita harus bisa dan fasih mengucapkan “er” ?? Saya tidak tahu, silahkan tanya pada lumput yang belgoyang.. hehe…

Lho, lantas apa hubungannya dengan ular lari lurus ……?. Tentu saja tidak ada hubungan apa – apa, baik itu hubungan kerja/ bisnis, hubungan percintaan,atau hubungan keluarga.
Jadi ..?
Ular lari lurus itu cuma sebuah kalimat lelucon saja untuk menguji njenengan yang sudah fasih mengucap “er”, apa iya benar – benar bisa dan fasih.
Nah, sekarang coba ucapkan “ular lari lurus” pelan – pelan. Maksud saya kata demi kata.”“Ular”……“lari”……“lurus”. Mudah bukan.? Yang pasti bunyi “er” nya masih jelas dan fasih.
Lalu coba ucapkan kalimat tadi lebih cepat lagi.. “ular lari lurus ular lari lurus ularlarilurus ularlarilurus ularlarilurus ularlarilurus….……” Kalau dalam 10 detik njenengan bisa mengucapkan sebanyak 15 kali kalimat “ular lari lurus”, syarat utamanya ya tentu saja bunyi “er” nya harus jelas. Kalau bisa, artinya njenengan memang fasih mengucapkan “er”,berarti pula njenengan tidak cadel/ cedal. Bagaimana ..? Mau dicoba ..?

Sambil klepas – klepus dan mesem – mesam Kang Kuli berlalu meninggalkan Temo sendirian yang sedang mencoba kefasihan bunyi “er “.
Dari kejauhan Kang Kuli mendengar Temo menggerutu..” Asem,,aku dikerjain Kang Kuli rupanya. Tiwas digatekne tenanan jebule mung “ular lari lurus” sing mbuh opo karepe…

Hehehe….!
Salam, Kang Kuli

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: