Sudah 90 Postingan di WordPress

Tak terasa sudah setahun belajar menulis blog.Harus ku akui juga bahwa selama setahun ini belum banyak seluk beluk dunia per – blog -an yang ku tahu. Postingannya pun masih amburadul, nggak jelas, tanpa tema, acak – acakan, jarang update, dan masih banyak lagi kekurangan di sana – sini.

Tanpa disadari juga

, tahu – tahu sudah 90 postingan di wordpress   sejak setahun lalu. Belum seberapa jika dibanding mereka yang sudah senior. Seperti yang ku kemukakan sebelumnya, tidak ada isrimewanya. Ngalor – ngidul tanpa juntrung.

Ketika mengawali membuat blog ini, sejujurnya
aku tidak pernah tahu, apa yang aku cari di dunia maya ini, apa yang akan ku bagi, apa yang harus ku tulis, hanya memenuhi hasrat sebentuk rasa penasaran. Namun kemudian tersadari, aku menemukan banyak hal yang menyenangkan, tentu berupa refleksi perasaan yang indah dan pemikiran – pemikiran yang inspiratif di sini…
Berteman, berakrap dan bercanda dengan sekian pribadi pribadi yang mengasyikan..

Dan ketika tulisan ke -90 ini muncul di halaman blog ini ( baca published) , barangkali pada saat bersamaan aku sedang “bertempur” menyingkirkan duri – duri rotan di hutan, atau barangkali sedang bergumul dengan lumpur,,atau barangkali aku sedang ‘asyik’ bermandi keringat dan sesekali mengusap peluh yang menetes di kening agar tak merembes ke mata..atau barangkali juga sedang leyeh – leyeh sejenak melepas penat..aku tak tahu..
Oh, maaf kawan, mungkin aku terlalu mendramatisir keadaan dan memberimu kesan aku adalah orang paling menderita, paling tangguh memperjuangkan nasibku,paling sengsara…,bukan..bukan, kawan ..! Bukan begitu. Sama sekali bukan..!
Tapi itulah caraku berbagi keakraban dan kemesraan pertemanan di dunia maya ini.
Mungkin saja aku salah dengan caraku, itu semata – mata karena ketidaktahuanku tentang bagaimana seharusnya bercerita, berbagi, dan menunjukkan perhatianku padamu. Aku ingin engkau tetap bersyukur bahwa saat ini engkau masih bisa berkumpul bersama keluargamu, duduk di sofa, tidur beralas kasur yang empuk, menikmati waktu senggangmu, bercengkerama dengan teman – temanmu, menikmati acara favoritmu di tv,,dan mengerjakan segala aktifitas rutinmu.

Kawanku..ketahuilah bahwa   didunia ini,setiap pribadi yang merasa telah dewasa, selalu
mengira jalan hidupnya pantas ditulis menjadi novel yang layak dibaca semua orang, namun
mereka paling sering kali melupakan, apakah dirinya telah menuliskan dan dan menceritakan
jalan hidupnya didalam hati orang yang dicintainya dengan jujur dan sebenar benarnya,,bahkan tidak jarang, seseorang justru lupa
mengeja namanya sendiri dengan benar di dinding hati orang yang dicintai dan mencintainya..!”

Aku berterima kasih sekali engkau berkenan menyempatkan waktumu membaca postingan kesembilanpuluhku ini, apa pun kesan yang engkau dapatkan, jika baik simpanlah saja untukmu, jika buruk katakan padaku..

Salam..

Sintang, 12 April 2013
*scheduled post

Iklan

6 responses

  1. wuih.. mantabs. sudah dapet 90 tulisan rupanya. Turut belajar Mas, sangat menginsipirasi diri ini.. 🙂

    Suka

    1. wadeewwhh..jangan begono,mas.. blm sebwrapa jk dibanding njenengan…

      Suka

  2. emangnya bung zainal jauh dari keluarga ya?. But that’s OK. Me too. pelampiasannya ya dengan menulis begini, cara terbaik dari pada keluyuran gak ada arti.
    by the way, I like your posts. thank you very much. Best regard from Nias Selatan. 😀

    Suka

    1. belajar mengungkapkan rasa,mas.
      terima kasih ya sudah mampir ke kandang saya..(maaf telat balas komentnya..lama semaput nih..)

      Suka

  3. Ya…salam juga bung Zainal…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: