Menulis Puisi

Bagi mereka yang sudah terbiasa ,menulis puisi mungkin perkara mudah. Tinggal merangkai beberapa kata dan tralalala selesai sudah satu puisi. Namun bagi orang biasa seperti saia, menulis puisi itu sulit dan mbingungi..
..terutama dalam pemilihan kata.

Menurut saya, puisi adalah sederet kata – kata, satu kalimat indah yang mbundet dan mbingungi.! Lho…?? Itu versi saya yang sama sekali awam soal puisi. Walaupun begitu, kadang – kadang ingin juga menulis puisi, ya tentu saja puisi asal – asalan. Ini contohnya…

(Baiknya diberi judul apa ya…??)

teruntuk segumpal daging
terlindungi ruas iga – iga

dalam tarikan dan hembusan nafas panjang yang masih sama
terlantun lirih sepenggal do’a
“bila masih ada setaut rahmat – Mu tersisa untukku
titahkanlah rahmat itu bersemayam di hati
dan izinkan aku
untuk setiap saat jatuh cinta
setidaknya pada satu hati yang telah Engkau kehendaki “

Puisi lain yang pernah saya tulis dan ini adalah puisi terindah (menurut saya..hehe) judulnya “Gerimis”

Gerimis

Tik tak
Tik tik
Tak tak
Tik tak tik

Tik lagi
Lalu tak
Tik tik tik
Tiktik tiktak tiktak

Tiktik tiktik
Tak tiktak taktak
Trakatak trikitik

Lima menit telah berlalu
tiba – tiba

Makbresssss……….

*hujan turun dengan lebatnya..

enaknya ya tarik selimut lalu bobok manis….wkwkwkkwkwkwk

Zainal

Iklan

12 responses

  1. paling seneng puisi tentang hujan..

    Suka

    1. apalagi kalau bikin puisiny sambil hujan – hujanan ya, mas…hehehe

      Suka

  2. Saya termasuk yang kagum kepada mereka yg nemu saja kata-kata indah untuk dirangkai dalam puisi, Pak. Kalau saya biar mikir sehari-semalam, kata-kata itu tak kunjung datang 🙂

    Suka

    1. enggih, bu. Mungkin mereka dulunya maemnya kamus…

      Suka

  3. wew, puisi Gerimis yang bagian akhir dapet banget om..

    Makbresssss……….

    😀

    Suka

    1. kalau hujan dingin – dingin rakyo enaknya bras bres to..hehehe

      Suka

  4. wah .. baca ini pas kang, di kampungku barusan hujan nih 🙂

    Suka

    1. opo iyo,mbak..?? Menurut sampean Nek udan penak e ngopo …?

      Suka

      1. nyeruput wedang jahe Karo ngganjah kleon kang 😛

        Suka

      2. aku juga seneng wedang jahe..kopi jahe terutama…

        Suka

  5. Wahahaha…

    Walaupun kelihatannya mudah, saya sendiri nggak terlalu bisa bikin puisi, hehe….

    Suka

    1. sebenarnya mudah bagi seekor saia untuk menulis sebuah puisi, hanya saia nggak mau pamer….kekekekkk

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: