Bersih

Pelajaran waktu SD dulu…..

Bersih itu indah…..

Sebuah taman akan tampak indah dan enak dipandang jika taman tersebut terjaga dan terawat agar tetap bersih. Aneka bunga dan pepohonan didalamnya senantiasa rimbun dengan dedaunan yang menghijau dan bunga – bunga bermekaran.Sebaliknya jika taman tersebut hanya dipenuhi rumput kering, kursi – kursi taman yang kotor, bunga dan dedaunan yang berguguran meranggas dibiarkan begitu saja, akan mengurangi keindahan taman dan tidak sedap dipandang mata.Maka, menjadi tugas kita bersama menjaga dan merawat taman agar tetap bersih dan asri sehingga keindahannya dapat terus dinikmati..

Sungai – sungai dan danau – danau akan kelihatan lebih indah jika air yang mengalir dan tergenang di dalamnya tetap jernih. Pepohonan yang rindang menhijau menambah kesejukan serta memberi rasa ketentraman saat berlindung dan berteduh di bawahnya, memandang gemeriyap air jernih memantulkan cahaya matahari senja yang indah ditemani kicauan burung kembali ke sarang. Saat malam mulai beranjak lampu – lampu perahu dan kapal berkelap kelip, disapu angin malam yang lembut betapa indah suasana.
Namun sebaliknya juga, sampah – sampah yang mengapung bertebaran memenuhi sepanjang sungai dan keruhnya air berlumpur yang tak lancar mengalir, pohon – pohon ditebang sembarangan, sehingga hujan yang seharusnya membawa berkah seringkali justru menjadi musibah….Maka, menjadi tugas kita untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan tidak menebang pohon tanpa menanam kembali..

Bersih itu sehat..

Diri dan lingkungan sekitar yang bersih dapat menjauhkan dari berbagai penyakit.  Sebab, kebersihan merupakan pangkal kesehatan. Merawat dan menjaga kebersihan hendaknya dimulai dari diri sendiri. Suka dan cintailah bersih – bersih. Bersih badan, bersih rumah, bersih halaman, bersih lingkungan merupakan cermin hidup sehat secara jasmaniah maupun ruhaniah….

*****

Beberapa puluh tahun kemudian….setelah memiliki anak – anak sekolah di SD..
seiring dinamisasi perkembangan penalaran dan pola pikir, pemaknaan bersih meliputi berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan penelitian dan penyelidikan secara mengendus – endus, Propengsor d’Zainal menyimpulkan bahwa seringkali bersih justru menjadi sumber beberapa penyakit jasmani maupun penyakit ruhani seperti kepala puyeng, emosional, dan mudah marah…
BERSIH menjadi sesuatu yang tidak lagi indah dan sehat pada saat :
– tunggakan kreditan ini itu menanti,
– anak rewel minta jajan,
– ditagih uang belanja dapur,
– dst….dst…dst……
kemudian mendapati situasi dan keadaan ternyata ……… DOMPET  BERSIH…SIH..SIH…..!!! *pake banget lagi………

wekekekkkkkkkk………..!

met malam …

7 Januari 2014

Iklan

10 responses

  1. mulai mengidap penyakit kanker (kantong kering) stadium berapa, bro? 🙂

    Suka

    1. kritis iki, Mas..lagi sangat memerlukan dermawan dan para donatur yang bersedia menyalurkan dana silahkan transfer aja ..hihiks..*

      Suka

  2. yo muga muga dompete saiki kandel terus yo kang, rusoh ngono yo ora resik , oke ? hihihi

    Suka

    1. lha nek ming kandel wae gampang mbak, dompete kari diisi godong gedang utowo cuwilan sandal jepit mesti kandel dan nggedebol nek disak…. hahaaa

      Suka

  3. setuju banget klo bersih itu sehat, tapi klo dihubungkan dengan kantong yang bersih.. haiiiiyaaa.. itu namanya tidak sehat lagi 😆

    Suka

    1. dan sialnya dompet bersih itu sedang melanda diriku…hahaaaa..
      eeee…tunggu dulu, yang diajeng maksud tidak sehat itu siapa…?

      Suka

  4. hahaha..rekeningku juga bersih, numpang lewat doang..

    Suka

    1. sini bu saya isikan rekeningnya biar nggak bersih. mau berapa tinggal sebut aja. secara zainal juragan duit gitu lohh… hahaaa.

      Suka

  5. hihihi .. bisa bisanya menghubungkan bersih dgn isi dompet kang ? 😛

    Suka

    1. haahaa..nyatane memang gitu kok mbak. ketika dompet bersih sih bukannya sehat malah bisa sakit kepala ndadak…duit memang bukan segalanya, tapi jaman sekarang segalanya butuh duit, nek ora nduwe duit yo sirah mumet tenan kok…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: