#4. Aneka Buah dan Tumbuhan Liar di Hutan Bermanfaat

1.Buah Kapol

image

Bentuk buah kapol hampir menyerupai buah manggis, hanya warna kulit dan tangkai buahnya berbeda.
Ketika masih mentah buah kapol ini rasanya masam. Tapi jika sudah masak buah kapol rasanya manis.

2.Buah Pekawai

image

pekawai

Sekilas buah pekawai ini mirip dengan durian, rasanya juga nggak terlalu jauh berbeda. Bedanya, kulit buah pekawai memiliki duri yang lebih lembut daripada duri kulit durian. Baunya juga tidak seharum durian.
Daging buah pekawai lebih berlemak dibanding durian.Pekawai termasuk buah musiman, hanya setahun sekali berbuah, biasanya bersamaan dengan musim durian.
Sudah pernah merasakan makan buah pekawai belum, sob..?

3. Salak Hutan
Siapa yang tidak kenal salak…? Hampir di setiap toko buah dapat dijumpai buah satu ini. Seperti salak pada umumnya, salak hutan juga tidak beda jauh dalam bentuk dan rasanya. Yang agak membedakan salak hutan dengan salak pondoh atau salak budi daya lainnya adalah kulit yang lebih sangat lembut namun dipenuhi duri halus yang tajam, biji yang lebih besar, dan daging buah tipis, rasanya juga sepet.

4.Lingsum.
Tekstur daging buahnya tipis dan lembut, dengan rasa manis – manis kecut/asam. walaupun tidak termasuk buah musiman lingsum jarang sekali berbuah.
Bentuk pohon dan buahnya menyerupai salak. Batangnya juga dipenuhi dengan duri yang lebat. Namun bentuk daunnya berbeda dari daun salak. Lebih lebar dan kaku.

image

lingsum

5.Asam maram.

image

asam maram

Sesuai namanya, buah ini rasanya sangat masam dan berserat dengan biji yang keras. Biasanya buah asam maram diolah sebagai manisan.

6.Garung/mantal.

image

daun mantal

Garung/mantal merupakan tumbuhan liar, biasanya tumbuh di hutan muda. Batangnya memiliki duri yang tajam. Ketika masih muda, baru tumbuh batangnya dipenuhi bulu – bulu halus, tapi sebenarnya itu adalah duri.Mantal tumbuh menjalar dengan daun mirip daun sirih, hanya saja daun mantal kaku dan lebar.
Pucuk mantal yang masih muda bisa dijadikan lalapan atau di sayur. Rasanya agak pahit, tapi lumayanlah jika kepepet di hutan bisa dimakan.

7. Pakis merah. Selain pakis yang tumbuh ditepi sungai, pakis merah ini juga bisa dijadikan sebagai sayuran atau lalapan.
Kalau sewaktu – waktu kepepet berada di hutan pakis ini bisa dimakan.

8.daun simpur.

image

daun simpur

Daun simpur yang masih muda/pucuknya bisa dijadikan lalapan juga. Selain itu, dulu sering dimanfaatkan untuk memperlancar air susu ibu bagi perempuan sedang menyusui/baru melahirkan.
Rasanya mirip kelat/sepet mirip daun jambu mede muda.

9.daun cengkodok.

image

daun cengkodok

Pucuknya yang masih muda bisa dimanfaatkan sebagai obat sakit perut/mencret – mencret. Dimakan seperti daun jambu batu/jambu kluthuk.
Bisa juga sebagai obat luka ringan. Beberapa pucuk daun cengkodok dikunyah hingga lumat/hancur lalu tempelkan pada bagian luka tersebut.

10.daun pawas.
Daun pawas rasanya getir dengan bau yang menyengat. Dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan.

11. Pasak Bumi
Pasak bumi biasanya tumbuh ditanah pegunungan atau tanah berbukit, walaupun tidak jarang pula dpat dijumpai di tanah dataran rendah. Katanya, pasak bumi hanya tumbuh di hutan kalimantan saja. Benar tidaknya saya tidak tahu sacara pasti.

Cara paling sederhana dan mudah untuk mengetahui kayu pasak bumi adalah daunnya yang bila kita remas tidak akan pecah/hancur.
Akar pasak bumi sudah lama dikenal sebagai bahan jamu/obat herbal, konon manfaatnya adalah untuk menambah stamina kaum pria biar lebih greng..!

Sebenarnya masih banyak buah dan tanaman hutan lainnya yang bermanfaat.  Karena keterbatasan pengetahuan, sementara ini hanya itu saja yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

25 Desember 2013

Iklan

45 responses

  1. Wah, admine ngapak apa yaah… hehe

    Suka

  2. Selamat Datang di Website OM AGUS
    Izinkan kami membantu anda
    semua dengan Angka ritual Kami..
    Kami dengan bantuan Supranatural
    Bisa menghasilkan Angka Ritual Yang Sangat
    Mengagumkan…Bisa Menerawang
    Angka Yang Bakal Keluar Untuk Toto Singapore
    Maupun Hongkong…Kami bekerja tiada henti
    Untuk Bisa menembus Angka yang bakal Keluar..
    dengan Jaminan 100% gol / Tembus…!!!!,hb=085-399-278-797
    Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual
    Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar
    dengan sangat Membutuhkan
    Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus
    OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya
    dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
    Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini
    1. Di Lilit Hutang
    2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
    3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
    4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang

    Jangan Anda Putus Asa…Anda udah
    berada Di blog yang sangat Tepat..
    Kami akan membantu anda semua dengan
    Angka Ritual Kami..Anda
    Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya
    Saja

    Suka

  3. Mau kemana kangmas? balik megawe mane ta?

    Suka

    1. nggak kemana – mana. masih belum tega melihatmu berlinangan air mata bila ku tinggalkan kok..
      wk wk wk

      Suka

  4. mantep banget itu durennya

    Suka

    1. saudara dekat duren, bro. di sini namanya pekawai.. rasanya juga ajibb…lebih manis dr duren. cuma aromanya nggak sekuat duren.

      Suka

  5. untuk kesemua buah yang diatas bagi saya benar benar asing bagi saya dan terlalu aneh jika mau memakannya ada rasa ga enak gitu

    dan juga saya jika melihat buah yang saya rasa aneh atau liar saya sangat alergi apalagi jijik jika mau mencicipinya

    Suka

    1. buahnya juga nggak maksa minta dicicipin kok..
      saya juga gitu, buah buahan seperti anggur, apel, sawo, jeruk, pear, dsb…terlalu asing dan nggak enak, tp kalo dondong, suweg, manecu, itu malah saya brakoti sak kulit kulitnya…

      Suka

  6. hiyaaa banyak banget.. tapi kok cuma kenal duren 😀

    Suka

    1. kenalan dulu sama yang lain…

      Suka

  7. hayyaaaa…. banyak banget nama buah yang baru baca di sini. tadi aja sekilas mikirnya mau bahas manggis karena ilustrasinya… eh ternyata bukan manggis.

    dulu saya pernah makan buah namanya mandalika. bentuknya seperti nangka, tapi bulat, dan kulitnya lbh gampang dibuka

    sekarang nggak pernah lihat lagi

    Suka

    1. sekilas kapol emang mirip manggis, suka manggis ya, Mas..??

      Suka

      1. suka. ini saya bawa manggis ke kantor 😀

        Suka

      2. wah, suka sekali nampaknya sama manggis. Sy tidak suka manggis, (*tidak suka menolak …hehee

        Suka

  8. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Zainal….

    Memang buahan dan tumbuhan hutan mempunya khasiat tersendiri. Foto buah dan tumbuhan di atas, bukan sekadar ada di Kalimantan tetapi lebih luas lagi di Pulau Borneo kerana di Sabah dan Sarawak, ia tumbuh melata dengan banyak sekali. namanya juga hampir sama cuma ada sedikit beda sebutan.

    Seperti Kapol, di Sarawak kami menyebutnya buah sempoi dengan pelbagai warna isi, ada putih, merah dan kuning. Merah paling manis, Buah Pekawai pula di sini namanya durian Pakan kerana di daerah Pakan banyak tumbuh durian ini.

    Buah salak hutan dan limsum juga ada. Cuma limsun saya tidak tahu panggilannya di sini. Daun simpur juga panggilan di Sarawak. Banyak tumbuh di semak jalan raya utama. Daunnya dibuat untuk menjadi bungkusan tapai nasi kerana cepat hangat apabila dibalut dan tapai cepat masak.

    Daun pawas dan pasak bumi sangat banyak diperolehi di sini. Cuma garung/mantal sahaja saya kurang pasti kerana jarang melihat tumbuhan ini. Pakis merah memang banyak dan menjadi sayuran utama ke[ada penduduk kampung yang banyak dijual di pasar tani.

    Mudahan tumbuhan hutan yang tidak perlu dibayar ini akan tetap lestari untuk tumbuh menjadi makanan alternatif saat sesat di hutan. Ternyata bumi kita serumpun dan tentunya bersaudara nusantara kerana batas sempadan sahaja menjadi pemisahnya.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. 😀

    Suka

    1. wa’alaikum salam wr.wb.

      Iya, sarawak dan sintang adalah satu pulau dan hanya dipisahkan oleh batas sempadan saja, karenanya pastinya banyak sekali tetumbuhan tropis lainnya yang sama tumbuh di sana. Hanya mungkin penyebutannya saja yang sedikit berbeda, seperti mantal/garung di sini, tumbuhan ini pastinya tumbuh juga di Sarawak.
      Walaupun masih banyak kesamaan karena sesama rumpun melayu.

      Kalau buah asam maram/salak hutan saya tidak suka memakannya, karena rasanya terlalu masam dan ngilu di gigi.

      Wah, di serawak ada juga yang jualan pakis merah seperti di sini. Kalau saya lebih sering mencarinya di tepi2 hutan walaupun pernah juga istri saya membelinya dr penjual sayur keliling.

      Suka

  9. Dan cengkodok…. baru ngerti aku… padahal selama ini sering ketemu pas ke blukaran… tapi gak tahu namanya…. 🙂

    Suka

    1. untung ketemu lagi di kandang ini jadi ngerti cengkodok itu apa…iya, kan…? hahaaaa..

      Suka

  10. beberapa ana sing ngerti

    Suka

    1. wis tahu maring Kalimantan, Bro..??

      Suka

      1. tau akhir 2003 ngode nang kana

        Suka

      2. ora kepengin ngeneh maning kah..??
        ngode ning ngendi…??

        Suka

      3. kepengin jane dolan, tapi ragade akeh
        mbiyen kontraktor nang Kaltim sing siki dari Kaltara

        Suka

      4. ragade sithik, koh…?? paling gur rongpuluh ewu perak..? nyong ning Kalbar, lumayan adoh sekang Kaltara..

        Suka

  11. Wah banyak yang aku barutahu. Paling terkesan sama Simpur. Ternyata gitu to bentuk pohonnya…

    Suka

    1. emangnya di tempat mas Dani nggak ada Simpur ya..?? Kalau pun ada mungkin lain namanya krn beda daerah biasanya beda nama , lain ladang lain simpurnya…hahaa

      Suka

      1. Ga ada, tahu nama simpur waktu di Lampung dulu Kang.. 😀

        Suka

      2. oo..di Lampung sana namanya Simpur juga ya..? simpur termsuk tumbuhan yg mudah tumbuh di mana saja..potongan batangnya asal menyentuh tanh dan cukup air akan tumbuh seperti btng singkong..

        mungkin Mas Dani pernah mendengar khasiat daun simpur selain yg saya sebutkn diatas..?

        Suka

      3. Belum Kang. Cuman denger saja nama tanaman simpur. Tapi kalo orang di sana ditanya ga ada yang tahu. Hehehe..

        Suka

      4. hahaaa…modus ya..??

        Suka

  12. wow … aku durung tau nyoba kabeh kang … dadi pengen 🙂

    Suka

    1. neng Jerman mesti ora ono yo,mbak.?? buah2an dan tumbuhan tropis soale…

      Suka

      1. lha ning kono wae arang yo kang ?

        ning Jerman kene ana kok sawo, duren, rambutan, buah naga, apa maneh yo .. belimbing etc .. lumayan akeh kang buah eksotis sing Dido ning toko, ning yo regane larang men

        Suka

      2. larango nek kepingin rakyo tetep dituku wae to,mbak. Ning kene yo larang, (ukuran kene..)..

        Suka

      3. nek 1 sawo regane ameh 3 Euro yo gelem tuku kowe kang kiro kiro ? pingno 16 ewu sak rupiahe

        Suka

      4. yo dipingno 1 wae to mbak…hahaaa
        kan tetap 3 euro..

        Suka

      5. hooopp….! mingkem. untune podo copot kuwi…?!?
        wkwwkkk

        Suka

  13. Mas, hutan muda itu yang bagaimana ya ?

    Suka

    1. di sini, hutan yang kayunya masih kecil2,bekas ladang yang sudah banyak ditumbuhi kekayuan dan belukar biasanya disebut hutan muda..mungkin karena hutan belum lama terbentuk dan baru beberapa tahun jadi disebut hutan muda..

      Suka

      1. Ooo hutan buatan atau hutan bekas ladang berpindah ya

        Suka

  14. Asmie pernah nyari daun salak hutan untuk dibuat jamu buat ibu asmie, walhasil badan asmie kena duri semua 😦
    sebagian besar tanaman diatas asmie gak pernah lihat, pasti susah ya nyarinya?

    Suka

    1. kalau boleh tahu, daun salak hutan itu utk jamu apa ya..??

      nggak susah juga nyarinya hanya beberapa saja yg agak susah, seperti kapol dan pekawai, karena termasuk buah musiman.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: