Bluetooth

Siapa yang tidak mengenal istilah bluetooth. Walaupun tidak mengenal betul, paling tidak pernah mendengar atau menyebutkannya. Nama ‘bluetooth’ sendiri berasal dari nama Harald Blatand seorang raja Denmark di abad ke – 10 yang berhasil menyatukan suku – suku yang saling bertikai dan berperang pada waktu itu. Di Inggris, Harald Blatand dikenal juga dengan nama Harald Bluetooth, mungkin karena Harald memiliki gigi yang berwarna gelap jadi disebut ‘blue tooth’. Kalau nggak gelap ya kuning – kuning agak kebiruan, kecoklatan atau mungkin item total. Jaman dulu belum kenal sikat dan pasta gigi kali ya.?? Atau sebenarnya sudah ada tapi sang Raja malas gosok gigi. *Oops, maaf paduka Raja, hamba sengaja mengatakannya…

Kemampuan Raja Harald bluetooth menyatukan suku – suku yang berperang itu kemudian digunakan sebagai istilah dalam teknologi bluetooth yang memiliki sistem kerja menyatukan/menghubungkan berbagai perangkat seperti komputer dan telepon genggam/handphone. Berkat teknologi bluetooth, dua perangkat dapat saling berkirim file tanpa harus dikenakan biaya pengiriman. Meski memiliki kelebihan tersendiri, bluetooth juga tidak luput dari kekurangan – kekurangan.

Kelebihan

Kelebihan yang dimiliki oleh sistem Bluetooth adalah:
– Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan
berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter.
– Bluetooth tidak memerlukan kabel ataupun kawat .
– Bluetooth dapat mensinkronisasi basis data dari telepon genggam ke komputer.
– Dapat digunakan sebagai perantara modem .

Kekurangan

Kekurangan dari sistem Bluetooth adalah:
– Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang LAN standar. Apa itu gelombang LAN…?  silahkan mencari sendiri jawabannya di google.
– Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang diharapkan.
– Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi .
– Di Indonesia, sudah banyak beredar virus yang
disebarkan melalui bluetooth dari telepon genggam.

(dari berbagai sumber)

Diantara sekian banyak virus yang beredar tersebut adalah virus kelirumologi seperti pada kisah jaman dahulu tatkala raja – raja masih menggunakan resep – resep tradisional (lho..??) berikut ini :

…….Ken Arok dan beberapa teman sebayanya terlihat sedang asyik memainkan hape masing – masing. Mereka dengan sangat tekun saling bertukar dan berkirim lagu – lagu terbaru lewat bluetooth. Mungkin ada juga yang saling bertukar koleksi video porno….. mungkin..!
Dari balik kamar sebelah yang hanya dipisahkan sekat dinding papan kayu,  Ken Dedes yang juga sedang asyik ber- SMS ria tiba – tiba menyeletuk,
” Kakang Ken Arok, mbokyo hape daku ini dikirimi lagu – lagu seperti mereka…”

Dari balik dinding papan suara Ken Arok terdengar menjawab dengan begitu mantap,” Iya, Say…nanti aku kirim ke hape kamyuh. Lagu yang mana ya, Beib…?”

” Terserah Kakang deh dong…asal enak didengar..!”

“Hemmm, aku kirim lagu “Buka Thitik Joss” aja yach, Beib..? Hidupkan bluetoothnya, say…!”

” Sudah Kakang, bluetooth di hape daku sudah hidup nih. Foto – foto kita yang di pantai dan tampil romantis itu dikirim juga ya, Kang..?”

” Oh ya,say, pasti aku kirim…..”

Setelah beberapa kali mencoba mengirim file namun selalu gagal….

” Say, coba bawa kemari hape kamyuh..dari tadi kok selalu gagal mengirim file…”

Ken Dedes membuka pintu kamarnya lalu menyerahkan hape kesayangannya kepada Ken Arok.

” Woalaaahhh…kamyuh telek pitiek bangyet sih..! Ayu – ayu tapi kok nggak ngerti banget. Lha hape bleksenter nggak ada bluetoothnya gini kon ngirimi lagu, sampe rambutmu putih semua juga nggak bakalan bisa, Des, Des,………!

guoobliiikkk….!goblik..!

***

Zainalisme : Kalau tidak lucu saya persilahkan untuk tidak tertawa. Sebab cerita lucu tidak mewajibkan kita untuk tertawa……

Iklan

11 responses

  1. gantine inframerah

    Suka

    1. infra merah kui gantine kacang merah ya, bro.? haaaa..

      kwlingan jaman dahula kulu…waktu baru2nya kenal hp +inframerah, tukeran file nganti hp didempet2ke kaya’ kodok kawin bae..hahaaa..

      Suka

      1. kodok kawin kan atas bawah
        nek inframerah kan dempelan sampinge kang

        Suka

  2. ahahahahahaha. Lucu kok humornya.. 😛
    Eh kisah nyata to? Hahahahaha..

    Suka

    1. ssstttt….nggak usah keras2 trtawanya, bro. entar kedengaran sama yg ngerasa lho…
      haaahaaa..

      menjadi menarik ketika sebuah peristilahan tidak dibarengi dng pengetahuan2 tentangnya… jadinya asal sebut dan ikut2an saja. seprti istilah “imam” yg kemudian banyak digunakan sbg istilah utk ‘suami’ atau pendamping hidup.
      sering kita jumpai wanita yang entah krn ingin terlihat dan terkesan religius menyebutkan ‘imam’ ..” alhmdulillah, akhirnya dipertemukan dng calon imam yg akan menuntunku dn menemaniku dlm hidup ini….etc..”
      mbokya kalau mau ikut2an tentu akan lebih bijak utk menyebut abi atau abah..

      Suka

      1. Iyo, ojo banter banter..

        Krungu soko kene lho …

        Suka

      2. @asmie, kayane pernah berperan sebagai Ken Dedes ya..??? hahaa… atau malah sedang berperan menjadi wanita yg soklihuaaaaaahhhh…??

        jngan krn ingin terlihat religius tp dikemudian hari melahirkan penyesalan..soale dimana2 yg namanya imam itu pastinya kepingin punya makmum/jamaah yg banyak…
        jadi siap2 aja kalo harus jadi makmum yg ke sekian… hahaaa

        Suka

  3. keren yo kang ken Dedes nduwe hape 😛

    Suka

    1. hahaaaa..Keren piye lha wong ora ngerti bluetooth kok..?? jane iki kisah nyata,mbak..neng jenenge tak ganti…

      Suka

      1. ee ngono tah … 😛

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: