Kepribadian Baru Blog

Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya pada postingan ini , bahwa hingga saat ini saya masih terus mencari dan berusaha menemukan gaya menulis dan pendekatan yang paling cocok dan nyaman, baik untuk saya sendiri maupun untuk pembaca blog ini khususnya.

Belajar dari pengalaman selama aktif ngeblog selama ini (meski jarang posting), dan mengamati beberapa blog para sahabat , saya mulai bisa menemukan kepribadian baru bagi blog ini. (wuuiihhh…!! kepribadian, man..! mantaffff..!)

1. Secara perlahan saya akan mulai perbanyak menulis postingan dalam bahasa Jawa. Beberapa blog yang saya kunjungi, seperti blognya Nyonya Meyer , blognya Kang Ahsan dan ….dan lain – lain…. membuat saya iri dengan postingan – postingan dalam bahasa Jawa yang mereka buat. Saya menemukan kesenangan tersendiri ketika membaca postingan dalam bahasa Jawa dan merasa lebih enjoy ketika menuliskan komentar, dari situlah akhirnya saya memutuskan untuk mulai menulis postingan berbahasa jawa.

Bagi yang nggak paham bahasa Jawa, membaca postingan yang berbahasa jawa memang nggak mudah, mungkin mau memberi komentar juga ragu karena nggak paham dengan postingan yang dibaca. Banyak yang tidak mengerti bahasa jawa, bahkan orang Jawa sendiri sudah banyak yang tidak bisa bahasa Jawa. Saya sendiri juga ngertinya cuma bahasa jawa Jowo Ngoko , bahasa jawa tingkat dasar/bahasa sehari – hari yang biasanya digunakan sesama teman, kalau kepada yang lebih tua biasanya menggunakan boso Jowo kromo madyo/bahasa Jawa tingkat menengah.
Oh ya, maunya saya tulisan berbahasa jawa di blog ini akan saya tulis dalam 2 versi, ala jawa tengah bagian tengah agak ke utara dan bagian tengah agak ke timur. Bingung ya..??
Dan bahasa Jawa ala Banyumasan, yang biasanya oleh mereka yang ‘iri’ dengan keindahannya disebut sebagai bahasa “ngapak”.

2. Postingan dengan bahasa Indonesia tetap akan saya buat. Saya menyadari bahwa [kita] tidak pernah tahu siapa yang akan mengunjungi blog [kita]. Kalau saya menfokuskan untuk menulis hanya berbahasa Jawa tentunya akan mempersempit pembaca blog, hanya yang paham bahasa Jawa. Sebab, saya berencana menulis postingan berbahasa Jawa tanpa menyertakan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Paling – paling kalau lagi mood dan nggak males ngetik, akan saya sertakan juga tafsirnya… Kok tafsirnya…? Ya, maksud saya hanya intinya saja. Kalau lagi bener – bener mood, terpaksa akan saya buat terjemahannya…
karena apapun yg diposting para blogger pasti ada beberapa posting yang bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya dari blog yg dikunjungi. (*ngarep..!)

3. Sekalipun Blog ini kebanyakan berisi catatan harian dan ditulis dengan ke-ndeso-an, kegokilan, kekon*olan (jangan ngeres lho ya…??), serta kekoplakan.. tidak menutup kemungkinan untuk sesekali menulis posting yang serius, dengan pertimbangan ada saat untuk serius ada pula saat untuk guyonan (tapi serius.. #Loh..!)

4. Woke, saya siap ngeblog dengan karakter/kepribadian baru, maksudnya baru sadar kalau saya masih ngeblog dengan gaya lama… (hehehee…)
Kalau ada komentar dari sobat blogger yang belum terbalas, saya mohon maaf, bukannya nggak menghargai dan tidak mau membalas. Harap dimaklumi, saya juga tidak setiap saat bisa OnLine, jika kebetulan sedang OnLine itu tandanya saya lagi punya pulsa, kalau nggak berarti ……nggak usah mikirin saya ya, saya baik – baik saja . Hahaaaa….!

Demikian permakluman mengenai kepribadian baru blog KandangBubrah dan terima kasih untuk keterpaksaan teman – teman membacanya.

Tertanda

urek urek urek sret sreettt

zainal

Iklan

23 responses

    1. belum tentu mantap, bro..! lha wong baru rencana kok, hehee..

      Suka

      1. Hehehe, semua hal pasti perlu rencana kalo perencanaannya matang dan bagus sudah pasti akan menghasilkan suatu hal yang berguna dan bermanfaat

        Suka

  1. tanda tangane koyok tanda tanganku biyen sing aku isih cilik… urek urek…

    Suka

    1. tanda tanganmu koyo gambar cacing kepanasen mesti yo.. hherrrrrrgggg

      Suka

  2. ide yang bagus. sekaligus ikut melestarikan bahasa jawa

    Suka

    1. lebih enjoy aja kalau lagi menulis dengan bahasa jawa,Mas.

      Suka

      1. apik tenan. mengko aku arep melu moco karo ngomentari

        Suka

  3. wah… mudah2an bisa memahami mas. sekalian saya belajar bahasa Jawa juga.

    Suka

    1. bahasa jawa mudah dipahami kok mas..

      Suka

      1. seeep. ditunggu mas.

        Suka

  4. selamat berkarya 😀

    Suka

    1. terima kasih…
      semangaaaatt..!

      Suka

    1. apanya yang ajib,mase..??

      Suka

      1. bahasa Jawa… sippp…

        Suka

      2. asyeeekkkkk…!! yuh..podo berbahasa jawa , siapa tahu jdi salah satu bhasa intrnasional..heheehe

        Suka

      3. amin…wakakakakk…

        Suka

      4. mengamini sambil ngakak apa nggak bikin malaikat geregeten, mase. ..??
        kalo ada apa2nya nggak ikutan lho ya..?

        Suka

      5. wakakkaaakkkk…saya juga gak ikutan lho…

        Suka

      6. udah terlanjur dicatet malaikat kok..
        hahaaa.

        Suka

  5. Teruskan Kang! 🙂

    Suka

    1. Lanjutkan…!! Lebih cepat lebih baik.!!
      Maju terus badai pasti berlalu..!?
      #Loh?

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: