Kembang Ilalang

Sepasang burung gereja kecil yang belum kembali ke sarangnya, tekun mematukkan paruhnya di tanah. Entah apa yang sedang mereka nikmati. Mungkin hanya sekedar mengasah paruhnya saja agar tetap tajam. Ataukah ada beberapa bijian dan ulat tanah yang masih dapat mereka bawa kembali ke sarang untuk anak – anak burung gereja kecil mereka.
Sementara awan berarak di langit cerah yang biru membinar. Sebentar lagi malam menjelang. Burung gereja kecil yang tadi tengah asyik mengais rejeki bagiannya hari ini tampak mengepakkan sayap sayap mungilnya menuju ke sarang. Serangga malam mulai bernyanyi.

Kulayangkan pandang ke sekeliling, menembus gelap yang samar. Angin mati dan langit menjadi sepi. Rembulan mulai memamerkan elok parasnya. Bunga – bunga telah mengatupkan kelopaknya.Gelora bathin memudar bersama angan yang melayang, membentuk kumpulan titik – titik dan garis – garis. Pada malam – malam yang berlalu dan hari – hari terlewati, keheningan ini seringkali mendekap segala hasrat. Kembali jemari memegang pena seolah kan tertuliskan semua kisah. Bahwa sejarah adalah sederet cerita indah yang untuk menghapuskan semuanya tiadalah mungkin. Bahkan tanpa terpinta pun masih tetap tersimpan di sudut – sudut ruang hati.

Hingga suatu sore, engkau memegang erat ujung bajuku dan berjalan dibelakangku layaknya seorang anak yang mengikuti indungnya. Dalam hati yang dipenuhi dengan tawa keriangan. Langkah kaki perlahan menyibak rerumputan. Beberapa bunga rumput ilalang ku petikkan untukmu sebagai persembahan termewahku. Kau ulurkan tanganmu menerimanya lalu perlahan menyibakkan rambutmu. Dengan wajah polos kamu berkata.
:” Aku akan lebih bahagia jika yang kamu berikan padaku adalah bunga deposito, mas…”

Wooolah..telo goreng wae ya..??

wkkkwekekekkk

Iklan

8 responses

  1. duh, ia lebih senang jika bunga deposito yaa…

    Suka

    1. sugeng rawuh, Ustadz..
      nyuwun pangapunten ..niki ming gojegan mawon kok..
      ning nyatane nggak ada wanita yg mau kalau cuma dikasih kembang ilalang, soale mereka jg bukan manuk emprit..hihikk

      Suka

  2. cewek matre ke laut aje yo kang ? hihihihi 😛

    Suka

    1. mana bisa begitu,mbak..
      lha wong cewek juga bilang “cowok matre ke laut aja..”
      piye jal..??

      Suka

      1. Janjian saja dua duanya njebur nang segoro, janjianne lewat email piye? Seru tho. Wk wk wk

        Suka

      2. mau janjian lewat email gimana..lha wong baru mau ancang-ancang ambil nafas aja malah dikau bacakan ayat kursi, dianggep daku ki jin po piye…?? wkkekkkk

        Suka

      3. sepakat sama Asmie nih 😛

        Suka

      4. wuiihhh..Asmie mesti nggleleng iki ana pendukunge.. endi wonge yo.??

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: