7 Air Mata Laki – laki

Sobat sekalian, apa kabarnya pagi ini..? Bagaimana tidurnya semalam, pulas atau justru tidak bisa tidur semalaman karena ada sesuatu hal yang menjadikan pikiran kalut, hati semrawut, kepala cenat – cenut…?? Atau mungkin sedang mengalami kesedihan yang mendalam sehingga malam yang gelap terasa sangat menyiksa menyebabkan kamar tidurnya “becek” karena genangan air mata..? *Hahay..nggak segitohnya kaleeee………!
Mudah-mudahan ini tidak terjadi.
Saran saya, kalau malam tadi tidur sampeyan kurang berkualitas, sebaiknya tidak usah beraktifitas apa pun hari ini selain tidur sepuasnya. Sebab orang yang ngantuk itu kalau bekerja juga nggak akan maksimal hasilnya. Tapiii….tidurnya nanti saja setelah selesai membaca tulisan tanpo wathon ini. Ya..?  *hwoooo….!! disorakin rame – rame..*

Nah, sekarang sampeyan duduk manis saja di depan layar laptop, smartphone, atau tablet dan tetap stay tune di chanel KandangBubrah dalam acara nulis tanpo waton bersama  peblogger yang sudah tidak asing lagi, kita sambut, iniilaaaahh …… Juunngg…..Jay…Minnnnn…

****

Baiklah sobat sekalian dimanapun berada, melanjutkan tulisan tanpo waton sebelumnya tentang air mata dan air….…, sudah saya singgung sedikit tentang air mata laki – laki. Meski “dilarang” untuk tidak gampangan menangis menitikkan air mata. Perlu sobat ketahui bahwa laki – laki ternyata adalah makhluk yang lebih sering menangis. Namun, dibandingkan wanita, laki – laki lebih mampu menutupi dan menahan gejolak perasaannya. Hal ini mungkin karena sejak kecil laki – laki sudah dituntut dan diajari “anak laki – laki tidak boleh menangis.”

Sobat sekalian, wabil khusus yang laki – laki ,pernahkah mengalami kejadian – kejadian yang menyedihkan atau mengharukan dalam hidup ini, kejadian yang begitu menyentuh hati, entah karena sedih, bangga atau terharu sehingga menyebabkan sobat menitikkan air mata..?
Jujur, saya pernah karena kejadian yang sangat menyentuh hati dan tak kuasa membendung air mata untuk tidak menitik.

Nah, bagaimana dan apa saja kejadian atau alasan yang mampu meruntuhkan kerasnya laki – laki dan membuatnya termehek -mehek  menangis menitikkan air mata..?
7 alasan berikut ini jawabannya….

1. Kehilangan Orang Yang Dicintai.

Siapa sih orangnya yang nggak sedih karena kehilangan seseorang yang dicintainya..? Kehilangannya bisa karena kematian atau karena pergi dan tak tahu dimana rimbanya. Kematian orang tua, kekasih, sahabat, atau teman dekat misalnya.

E eh..bagaimana jika kehilangan kekasih karena lebih memilih  laki – laki lain ..? Boleh nggak menangis karenanya..?? *boleh..boleh..boleh..* karena ini ada kaitannya dengan kejadian berikutnya, yakni….

2. Dicampakkan/ditinggalkan wanita karena lebih memilih laki – laki lain.

Wiuuhhh… kalau kejadian seperti ini ketahuan sama wanita bisa jatuh nih pamornya laki – laki dan membuat wanita ke-geer-an..*hehehe….
Tapi, kalau mau jujur, lelaki mana yang nggak merasa harga dirinya turun drastis dan egonya terluka begitu dalam.
Pada tingkat kekecewaan dan sakit hati yang sangat parah, laki – laki tidak akan mampu bertahan lama untuk tidak menangis.

3. Mengecewakan Keluarga atau Orang Terdekatnya.

Semakin matang usianya, laki – laki akan merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan mampu mengedepankan hubungan dengan sisi yang lebih sensitif, dia tidak peduli apa kata orang jika melihatnya menangis selama dia merasa nyaman karenanya.
Dan membuat orang terdekatnya kecewa akan menjadikan laki – laki dilingkupi perasaan bersalah dan membuatnya tak segan menangis.

4. Tim olahraganya kalah dan gagal juara.

Sudah sering, kan, melihat atau menonton di tv para pemain olahraga/atlet menangis ketika menghadapi kekalahan dan gagal meraih juara…?

Bahkan tidak jarang justru para penggemar fanatiknya juga turut menangis. Tak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan laki – laki adalh penggemar berat tim olahraga tertentu, misalnya sepakboal. Kecintaan yang fanatik bisa membuat laki – laki bertindak di luar nalar, termasuk menangis ketika tim favoritnya kalah.

5. Ketika menikah.

Walaupun kebanyakan yang menangis di hari pernikahan adalah wanita, namun tidak sedikit pria yang menitikkan air mata kebahagiaan di hari spesial dalam hidupnya tersebut. Ada ketegangan dan emosional tersendiri pada saat momen terpenting dalam hidupnya dimana dia akan melangkah ke dunia baru bersama wanita yang dinikahinya.

6. Saat kelahiran anak pertama.

Perasaan bahagia akan semakin kuat terasa apalagi jika mengikuti prosesi dari awal hingga anaknya lahir. Haru dan bahagia bercampur aduk menjadi satu, dan tidak ada alasan bagi laki – laki untuk tidak menangis.

7. Ketika Membuat Bangga orang Tua.

Ada perasaan emosional tersendiri bagi laki – laki ketika melihat ada rona bahagia terpancar dari sorot mata orang tuanya ketika menyaksikan anaknya berhasil meraih sesuatu yang membanggakan. Tentu saja, baik laki – laki atau wanita pasti ingin membanggakan kedua orangtua.

Demikian pula orang tua, pasti akan terharu dan menitikkan air mata ketika mengetahui anaknya meraih prestasi atau keberhasilan yang membanggakan lainnya. Terlebih jika diraih dalam situasi serba kurang (misalnya kurang secara ekonomi).

Sebenarnya masih banyak alasan lainnya yang menyebabkan laki – laki menangis dan tak kelihatan sisi machonya. 7 alasan di atas hanya beberapa contoh saja.
Jujur, di antara 7 alasan yang tertulis dalam postingan ini adalah pengalaman pribadi.

Iklan

8 responses

  1. saya sih ga pernah nangis gegara tim olahraga jagoan gagal juara. Kecewa aja paling. Mihihihi.

    Suka

    1. kecewanya sampai habis tisue sak kardus ngelap wasto ya, Dan…hahaaaa

      Suka

  2. itu juga yang membuat wanita menangis he he…sama dong

    Suka

    1. nggak mau nambahin alasan lainnya, Jeng Sri..? mungkin pernah ngalami kejadian lain yg membuat air mata menetes..?

      Suka

  3. Aku bukanlah superman..aku juga bisa nangisss..

    Suka

    1. Superman juga nangis, walau cuma nangis bathin…
      nek ora percoyo takono karo Suparman.. hahahaa

      Suka

      1. Bahhhh…kui adine ta…

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: