Kelingan Tatapan Cinta..

The rain sound gemrojog sak nduwure the roof. I heard sound jlegar jleger like mercon. It’s suoro gludug. The lightning mak clorot many time. The rain so deres today. Kleang or godong garing miber up to my windows because kesebul the wind. Trees geal geol also almost fall. It’s so dangerous and medeni.

Instead of lenger-lenger amergo keselen megawe on awan mau I turon-turon or leyeh-leyeh in the dipan papan that pojokane sempal because of wis gapuk. Lemud so akeh ngang-nging sak cedak’e kuping.

It’sย  the ngenes story in the alas grumbul. Only swaraning jangkrik and gareng in the night. But, it is ora popo. Must be kuat,sabar, tawakkal,lan don’t be putus asa.
About sak wulan I ning kene, rasa kangen sumedot sak jroning my heart. Cieh..cieeeehhh…!

People said that kangen is tandane tresno.(Apa iya.??).I am so kelingan lan gawang-gawang mung katon-katonen my lovely peoples. Exspecially Putra Mahkotang,Pangeran Kecil and my Permaisuri.
Terlintas dalam fikiran bagaimana wajah-wajah mereka. Terutama saat mereka sedang tertidur pulas. Tampak di wajah mereka ekspresi yang sangat wajar dan saya yakin paling jujur yang pernah terlihat.

Do you know what’s on my mind nalikane ndeleng lan mandeng their face wayah turu..???
Ada getaran cinta yang perlahan-lahan mengalir ketika menatap wajah-wajah lugu itu. Getaran cinta yang semakin deras ketika mengingat pengorbanan apa yang telah daku lakukan untuk mereka.? Sejauh dan sebesar apa bentuk cinta kasih telah daku berikan selama ini..?
Dan ketika beralih menatap my lovely wife,aahh….! betapa terlalu kecil apa yang telah pernah daku berikan padanya selama ini.Pengorbanan besar yang kadang tertutupi kesalahpahaman kecil yang entah kenapa selalu tampak besar.

Sebagai seorang suami dan ayah, daku terlalu egois untuk selalu merasa bahwa selama ini telah sukses bekerja sangat keras mencari nafkah untuk mereka. #Benarkah..??????
Namun, ketika menatap wajah anak-anak dan terutama istri yang tengah terlelap tidur….? Sungguh, daku merasa wajah lugu yang tengah lelap tidur itu seakan mengungkapkan pesan ,” Betapa lelahnya aku hari ini…” Dan sejujurnya daku sangat tahu penyebabnya : bekerja, mendidik anak-anakย  dan mengurus rumah…dst..dst….dst…
Pengorbanan yang pastinya sangat melelahkan namun tak pernah diungkapkan.
Lalu ketika tanpa kusadari dalam benakku melintas pertanyaan lain yang sejujurnya daku telah nyaris tahu jawabnya, ” Untuk siapakah she rela berlelah-lelah begitu….???”

……at last……………………..

****
pada tepian batas malam yang pekat teramat panjang…
di dalam hati yang bersemayam kerinduan..
daku kian melemah..

seiring bulir bening di sudut mata
senyatanya aku hanyalah bidak dari nalar dan rasa
semasa Sang Pencipta berkenan mengijinkan…
janganlah Engkau menghadirkan kegelapan dengan kedukaan hati….

***

Iklan

6 responses

  1. Ini postingan 3 bahasa ya kang? ๐Ÿ˜€

    Suka

    1. kayane iyo,mbak. asal tulis wae..

      Suka

  2. Kapan kapan asmie mau niru buat postingan secreatip ini, ๐Ÿ˜‰ *ada yang GR… pipinya merah.. wk wk wk

    Suka

    1. I am not kabotan you niru2, and ….you must be eling that GR itu gurih lho….

      Suka

  3. nek ndelok anak bojo lagi turu soyo tambah tresno yo, bro ๐Ÿ™‚

    Suka

    1. yo tresno yo nelongso, Kang…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: