Category Archives: Puisi-puisiaN

Ngoengoen

image

mikir opo Kang...?? Utang yaaaa...

di sataoe djaoeh malam jang sepi awan bergoempal goempal di barat laloe ke arah timoer
sekejap mendoeng poen mejingkir kian mendjaoeh
sebeloem menipis dan remboelan moelai memantjarkan sinarja
tjahaja samar menemboesi mega mega jang djengah berarak
sebentar tertoetoep mega jang tebal
sebentar mentjorong dengan leloeasa

bentangan tjakrawala moelai menjembunjikan kedjelitaanja
begitoe soenji
soeara desah serangga poen sepertinja lenjap sengadja diam membisoe
akoe poen ngoengoen…..
kenangan padamoe sebagi dingin boelan perak
melambai-lambai dari kedjaoehan
menjibak hari-hari djingga jang terlewatkan
pada satoe sendja di Parangtritis
rasanja baroe kemaren senjoemmoe berlaloe….

Iklan

bahasa rinduku

terlintas ingin kembali menuangkan isi hati lewat kata
hingga lama daku menimbang
memastikan hasrat jiwa apakah masih menggelora atau tidak

ku buka kembali
mencoba memutar waktu
membuka lipatan demi lipatan
mencari kisah yang barangkali masih tercecer
agar dapat kutuliskan menjadi kisah untuk kuceritakan padamu

malam ini terasa sunyi dan hampa
seperti malam ketika aku meninggalkanmu
tanpa kata terucap hanya dua pasang mata saling bertatap
jantung yang berdegup dan bibir rapat terkatup.

kala itu
berusaha keras kulepaskan kepedihan dari hati
semakin bergelora semangat untuk menapaki jalan hidup
ini sebelum bersama, dalam kesendirian dan kesepian
berkelana..
hingga jemaripun saling bertaut menghangatkan..

dan cinta, senantiasa menentramkan setiap
pengembaraan..
maka ketika keterpisahaan musti terjadi
kenanglah diriku sebagai teman dari hatimu..
bahkan ketika tinggal hati yang pernah saling percaya,
mungkin tak lagi saling tahu ada dimana..
tinggallah kerinduan membelenggu keduanya..

senandung kenangan perlahan mengalun
…potong bebek angsa masak dikuali….
Nyonya kian tua sering minta nambah lagi…
serong ke kiri serong ke kanan..
lalala ..lalala..laaa..laaa…

ihktiar

temaram melebur angkasa
dalam tarikan nafas yang mulai tenang

sayap – sayap kesadaran rapi terbentang
menerbangkan keyakinan yang acapkali terkikis
dan tertutup debu – debu kotor
di dinding bathin

Tuhan..
bersama tenggelamnya matahari senja ini
ikhlaskanlah aku menghadapi
kekuatan – kekuatan yang menantang ini
untuk mencapai kemudahan..

Ah, tiba – tiba aku teringat
sepenggal kalimat
dan rasanya sangat pantas untuk selalu ku ingat

bismillahirrohmaanirrahiim…

image

%d blogger menyukai ini: